
Kota Bekasi menjadi salah satu pusat perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah melalui Apel Akbar yang diselenggarakan pada Sabtu, 29 November 2025 di Plaza Patriot Candrabhaga. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri ribuan peserta yang terdiri dari kader, simpatisan, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen organisasi Muhammadiyah. Dengan mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa,” acara ini menjadi momentum refleksi perjalanan sejarah panjang Muhammadiyah dalam kontribusinya bagi bangsa dan negara.
Suasana apel berlangsung tertib dan penuh semangat, menampilkan barisan peserta dengan atribut khas kebanggaan Muhammadiyah. Di tengah acara, berbagai penyampaian pesan moral disampaikan sebagai bentuk penguatan nilai perjuangan organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1912 ini. Pesan-pesan tersebut tidak hanya menggugah rasa kebangsaan, tetapi juga mempertegas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan kemajuan sosial.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, H. Abdul Manan, turut hadir sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam membangun masyarakat yang religius, berkemajuan, dan berkarakter toleran. Kehadirannya sekaligus menunjukkan eratnya hubungan antara organisasi masyarakat keagamaan dan lembaga pemerintah dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di Kota Bekasi. Melalui kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa semangat kebersamaan dan persatuan harus menjadi fondasi untuk menjawab tantangan bangsa ke depan.
Dalam sambutan tokoh Muhammadiyah, ditekankan bahwa organisasi ini hadir bukan hanya sebagai gerakan dakwah, tetapi juga sebagai penggerak kemajuan pendidikan, kesehatan, sosial, dan kemanusiaan di Indonesia. Sejak berdirinya, Muhammadiyah telah melahirkan ribuan sekolah, rumah sakit, dan program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dari Sabang hingga Merauke. Milad ini menjadi pengingat bahwa perjuangan tersebut harus terus berlanjut dengan inovasi dan semangat kebangsaan yang kokoh.
Apel akbar ini juga menjadi simbol bahwa Muhammadiyah tetap konsisten dalam mendorong peningkatan kualitas kehidupan masyarakat melalui pendidikan yang inklusif, pelayanan sosial yang berkelanjutan, serta pembangunan karakter generasi muda. Para peserta diajak untuk memperkuat peran masing-masing dalam berkontribusi bagi kesejahteraan bangsa, baik melalui bidang keahlian pribadi maupun melalui program kelembagaan. Dengan demikian, tema yang diusung bukan hanya slogan, tetapi menjadi arah gerakan yang terukur dan berdampak nyata.
Melalui agenda besar ini, Muhammadiyah kembali menegaskan posisinya sebagai bagian penting dari ekosistem kebangsaan yang menjunjung tinggi nilai persatuan, kemajuan, dan kemanusiaan universal. Kota Bekasi bangga menjadi tuan rumah kegiatan bersejarah ini karena diyakini membawa semangat kebersamaan yang memperkuat kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat. Dengan semangat fastabiqul khairat, Muhammadiyah terus melangkah maju sebagai gerakan yang tidak hanya berjuang dalam kata, tetapi memberi manfaat dalam nyata—untuk umat, bangsa, dan kemajuan peradaban.