Persatuan Ummat Islam (PUI) Kota Bekasi menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada Minggu, 23 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk mengevaluasi program kerja, menetapkan arah kebijakan baru, serta memperkuat konsolidasi internal dalam menghadapi tantangan umat di era modern. Musda berlangsung dinamis dengan suasana musyawarah yang produktif dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan Musda ini juga dihadiri oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, H. Abdul Manan, yang datang sebagai tamu kehormatan. Kehadirannya menunjukkan dukungan FKUB terhadap upaya organisasi keagamaan dalam memperkuat peran sosial dan keagamaannya di masyarakat. Selain itu, kehadiran H. Abdul Manan mencerminkan komitmen FKUB untuk terus menjalin komunikasi dengan berbagai ormas Islam demi menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan beragama.

H. Abdul Manan menyampaikan apresiasi tinggi kepada PUI Kota Bekasi atas kontribusinya dalam membina umat dan memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat. Ia menekankan pentingnya ormas Islam untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat pendidikan keagamaan, dan mendorong peran aktif dalam kegiatan sosial. Menurutnya, kemitraan antara FKUB dan ormas Islam merupakan pilar penting dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Bekasi.

Musyawarah Daerah PUI juga menjadi ajang bagi para pengurus dan anggota untuk menyampaikan evaluasi dan gagasan-gagasan baru yang relevan bagi perkembangan organisasi. Diskusi yang berlangsung mencakup pembahasan tentang penguatan kaderisasi, pemberdayaan umat, serta optimalisasi program-program dakwah. Dinamika tersebut menunjukkan bahwa PUI terus berupaya adaptif dalam merespons kebutuhan umat serta perkembangan sosial di masyarakat.

Selain agenda evaluasi, Musda juga membahas penyusunan program kerja jangka menengah yang diharapkan mampu memperluas dampak positif PUI di tengah masyarakat Kota Bekasi. Peserta musyawarah turut menyampaikan usulan mengenai peningkatan sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga-lembaga keagamaan lainnya. Dengan demikian, hasil Musda diharapkan dapat membawa PUI semakin matang dalam menjalankan visi dan misinya.

Kegiatan berlangsung lancar dan kondusif, diiringi dengan komitmen peserta untuk memperkuat peran organisasi dalam pembangunan masyarakat. Suasana musyawarah yang terbuka dan konstruktif menjadi bukti bahwa PUI Kota Bekasi mampu menjaga dinamika demokratis internal secara sehat. Hal ini sekaligus memperkuat posisi PUI sebagai salah satu organisasi Islam yang berperan aktif dalam pengembangan kehidupan beragama.

Dengan terselenggaranya Musyawarah Daerah ini, PUI Kota Bekasi diharapkan dapat melangkah lebih mantap dalam menjalankan agenda-agenda strategisnya. Kolaborasi yang terbangun antara PUI dan FKUB juga diharapkan mampu memperkuat harmoni sosial dan memperluas ruang dialog antarumat beragama di Kota Bekasi. Melalui sinergi tersebut, Kota Bekasi diharapkan terus menjadi wilayah yang rukun, toleran, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.