Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, H. Abdul Manan, menghadiri undangan perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus HUT ke-40 Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Jemaat Immanuel Bekasi. Acara berlangsung pada Minggu, 17 Agustus 2025, di Gedung Gereja GPIB Immanuel Bekasi. Kehadiran tokoh lintas agama ini menegaskan semangat kebersamaan dalam merayakan momentum bersejarah bangsa.

Perayaan tersebut tidak hanya menjadi refleksi atas perjalanan panjang bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi momen syukur bagi Jemaat Immanuel atas kiprah 40 tahun pelayanan mereka di tengah masyarakat. Suasana penuh sukacita tampak dari kehadiran jemaat yang memenuhi gedung gereja, disertai rangkaian ibadah, doa, serta ucapan syukur bersama. Momentum ini menghadirkan pesan bahwa cinta tanah air dan iman dapat berjalan beriringan dalam memperkokoh persaudaraan.

Dalam kesempatan itu, H. Abdul Manan menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas undangan yang diberikan kepada FKUB untuk hadir. Ia menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus dimaknai sebagai tanggung jawab bersama dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan. Menurutnya, usia 40 tahun GPIB Jemaat Immanuel menjadi bukti nyata kontribusi gereja dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat kehidupan berbangsa.

Selain FKUB, acara ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, pejabat pemerintah setempat, serta perwakilan dari berbagai organisasi keagamaan. Kehadiran unsur lintas agama tersebut memperlihatkan komitmen nyata Kota Bekasi sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman. Forum ini juga menjadi ruang silaturahmi antarumat beragama yang memperkuat ikatan sosial masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama dan seruan persatuan, meneguhkan komitmen jemaat maupun tamu undangan untuk terus menjaga NKRI yang kokoh, berdaulat, dan damai. Pesan utama yang mengemuka adalah pentingnya kebersamaan, toleransi, dan gotong royong sebagai kunci menghadapi tantangan bangsa di masa depan. Dengan kehadiran FKUB, perayaan ini menjadi penegasan bahwa harmoni antarumat beragama adalah bagian penting dari kemerdekaan dan kemajuan Indonesia.