Cecep Suherlan menghadiri Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) XVIII Pemuda Katolik Jawa Barat sebagai perwakilan dari Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025, bertempat di Hotel Merapi Merbabu, Kota Bekasi. Kehadiran Cecep menegaskan komitmen FKUB untuk terus membangun hubungan harmonis dengan organisasi kepemudaan lintas iman di wilayah Jawa Barat.

Muskomda XVIII ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat serta Ketua Pemuda Katolik Jawa Barat. Kehadiran para pimpinan tersebut memberikan warna tersendiri karena menunjukkan konsolidasi organisasi di tingkat regional dan nasional. Selain itu, kehadiran tokoh-tokoh penting ini memperkuat agenda Muskomda dalam memperbarui kepengurusan dan merumuskan program strategis untuk periode mendatang.

Cecep Suherlan menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pemuda Katolik dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, khususnya di wilayah Jawa Barat. Ia menekankan bahwa hubungan yang kuat antara organisasi kepemudaan dan FKUB menjadi modal penting dalam menciptakan suasana sosial yang damai. Cecep juga menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran sentral dalam merawat persatuan bangsa, terutama di tengah dinamika masyarakat yang semakin beragam.

Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat turut memberikan pandangannya terkait pentingnya regenerasi kepemimpinan yang memiliki wawasan kebangsaan dan kemampuan dialog lintas agama. Ia menekankan bahwa Muskomda bukan hanya forum administratif, tetapi juga wadah kaderisasi untuk memperkuat kontribusi pemuda dalam kehidupan sosial. Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari peserta yang hadir dan sejalan dengan semangat kebersamaan yang dibangun dalam acara tersebut.

Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik Jawa Barat menyoroti pentingnya kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk FKUB Kota Bekasi. Ia menilai bahwa kehadiran perwakilan FKUB merupakan bentuk nyata komunikasi dan sinergi antara pemuda dengan lembaga kerukunan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat menghasilkan program-program yang lebih inklusif dan menyentuh kebutuhan masyarakat multikultural di Jawa Barat.

Muskomda XVIII berlangsung dengan suasana penuh kehangatan dan dialog konstruktif antar peserta. Berbagai pandangan terkait toleransi, pemimpin muda, serta tantangan sosial keagamaan dibahas secara terbuka dalam forum tersebut. Acara ini juga menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memperkuat jaringan dan memperluas perspektif mengenai isu-isu kebangsaan.

Melalui partisipasinya, Cecep Suherlan menyampaikan bahwa FKUB Kota Bekasi siap terus mendukung kegiatan yang mempererat hubungan antarumat beragama di kalangan pemuda. Ia menegaskan pentingnya ruang dialog yang rutin agar tercipta pemahaman bersama dalam menjaga harmoni sosial. Kehadirannya di Muskomda ini menjadi bukti nyata komitmen FKUB untuk selalu hadir dalam setiap upaya penguatan kerukunan di tingkat lokal maupun regional.