Forum Dialog Kebangsaan Tokoh dan Pemuda Lintas Agama dalam tema “Menyongsong Indonesia Emas 2045” diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2026 di Griya Wulansari. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Bekasi, para tokoh lintas agama, serta pemuda lintas agama dari berbagai organisasi dan komunitas di Kota Bekasi. Dialog tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memperkokoh moderasi beragama, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Suasana dialog berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan yang disampaikan oleh peserta mengenai pentingnya kolaborasi lintas agama dalam membangun bangsa. Para tokoh agama dan pemuda berdiskusi mengenai tantangan kebangsaan, penguatan nilai toleransi, hingga peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antarkomunitas keagamaan sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang damai, inklusif, dan harmonis.

Dalam kesempatan tersebut, FKUB Kota Bekasi juga melaksanakan amanat Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri melalui program ketahanan pangan dengan menyerahkan enam bibit pohon buah kepada enam tokoh lintas agama. Penyerahan pohon tersebut bukan hanya sebagai bagian dari gerakan penghijauan, tetapi juga menjadi simbol bahwa kerukunan harus terus dirawat, dipupuk, dan ditumbuhkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Filosofi penanaman pohon tersebut menggambarkan bahwa toleransi yang dijaga bersama akan tumbuh menjadi kekuatan besar bagi kehidupan yang harmonis.

Kegiatan ini menghadirkan Staf Khusus Kementerian Agama Republik Indonesia, Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., sebagai keynote speaker. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa persatuan, toleransi, dan kerukunan merupakan modal utama bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus memperkuat semangat kebangsaan serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan yang mempersatukan.

Selain itu, praktisi kecerdasan buatan Aristo Purboadji, M.Th., turut memberikan sesi coaching mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) di era digital. Materi yang disampaikan memberikan wawasan kepada peserta mengenai peluang, tantangan, serta etika penggunaan AI dalam kehidupan, pendidikan, dan pelayanan kepada masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Melalui penyelenggaraan Dialog Kebangsaan ini, FKUB Kota Bekasi kembali menegaskan perannya sebagai ruang dialog, kolaborasi, dan penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk. Sinergi antara tokoh agama, pemuda, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan terus berkembang dalam mewujudkan Kota Bekasi yang harmonis, toleran, dan berdaya saing. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam forum ini menjadi bekal penting untuk menciptakan kehidupan yang aman, damai, serta mendukung terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.