Suasana penuh sukacita mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) XI Paroki Harapan Indah yang diselenggarakan pada Minggu, 17 Mei 2026. Perayaan berlangsung di area parkir belakang kompleks Gereja Santo Albertus Agung Harapan Indah dan dihadiri oleh umat, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.

Dalam kegiatan tersebut, Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Bekasi turut hadir melalui Ketua FKUB Kota Bekasi, H. Abdul Manan, didampingi IGM Rudhita, Bong Tji Phin, dan Soegandi sebagai perwakilan lintas agama. Kehadiran para pengurus FKUB menjadi wujud nyata komitmen dalam mendukung kegiatan keagamaan yang mengedepankan persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati. Partisipasi lintas agama dalam perayaan ini juga mencerminkan eratnya hubungan antarumat beragama yang telah terjalin di Kota Bekasi.

Rangkaian acara diisi dengan perayaan syukur, pertunjukan seni, serta berbagai kegiatan yang melibatkan umat dan masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat ketika para tamu undangan dari berbagai latar belakang agama saling berinteraksi dan berbagi kebahagiaan. Momen tersebut menjadi bukti bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan inklusif.

H. Abdul Manan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Paroki Harapan Indah yang selama ini terus membangun hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi perayaan hari jadi sebuah paroki, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat dialog, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa saling percaya di tengah keberagaman. Ia menegaskan bahwa FKUB Kota Bekasi akan terus mendukung berbagai inisiatif yang memperkokoh kerukunan umat beragama.

Melalui peringatan HUT XI Paroki Harapan Indah, diharapkan semangat persaudaraan lintas agama semakin tumbuh dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Sinergi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menjaga kedamaian dan harmoni di Kota Bekasi. Dengan semangat kebersamaan yang terus dipelihara, Kota Bekasi diharapkan semakin kokoh sebagai kota yang toleran, inklusif, dan menjadi teladan dalam merawat keberagaman.